Makna kata
{ تِلۡكَ ٱلرُّسُلُ } Tilkarrusulu: Mereka para rasul yang sebagiannya diceritakan oleh Allah ta’ala kepada rasulNya (Muhammad ﷺ) kemudian Allah mengabarkan bahwa Muhammad merupakan bagian dari mereka dalam ayat,”Sesungguhnya kamu adalah sebagian dari para rasul itu.” Pada ayat sebelumnya.
{ مَّن كَلَّمَ ٱللَّهُۖ } Man kallamallâh: Hamba yang diajak bicara oleh Nya seperti Nabi Musa ‘alaihissalam.
{ وَرَفَعَ بَعۡضَهُمۡ دَرَجَٰتٖۚ } Wa rafa’a ba’dhahum darajât: Yaitu Nabi Muhammad ﷺ yang Allah tinggikan derajatnya dibandingkan seluruh rasul yang ada. { ٱلۡبَيِّنَٰتِ } Al-Bayyinât: Berbagai mukjizat yang menunjukkan kebenaran kenabian dan kerasulan Isa ‘alaihissalam. { رُوحِ ٱلۡقُدُسِۗ } Rûhul qudus: Malaikat Jibril ‘alaihissalam yang senantiasa berada di sisi Nabi Isa untuk membantunya dan menguatkannya sampai beliau diangkat ke hadirat Allah ta’ala. { ٱقۡتَتَلُواْ } Iqtatalû: Saling membunuh satu sama lain.
Makna ayat
Pada ayat sebelumnya Allah Ta’ala menceritakan kisah kaum Bani Israil kepada Nabi Muhammad, mengenai permintaan mereka kepada Nabi Syamuel untuk menentukan seseorang menjadi pemimpin untuk mereka dalam jihad. Dalam kisah ini terdapat peristiwa-peristiwa yang tidak mungkin diketahui oleh seorang yang tidak bisa baca tulis (ummiy) seperti Nabi Muhammad ﷺ, tanpa melalui wahyu yang Allah wahyukan kepadanya. Kemudian Allah Ta’ala menutup kisah tersebut dengan menetapkan kenabian dan kerasulan Muhammad ﷺ dengan firman Nya,”Sesungguhnya engkau adalah benar-benar sebagian dari rasul itu.” Allah Ta’ala mengabarkan bahwa di antara para rasul itu adalah yang diunggulkan dibanding lainnya, ada yang mendapat keutamaan diajak berbicara langsung oleh Allah seperti Nabi Musa ‘alaihissalam, ada juga yang mendapatkan kedudukan sebagai kekasihNya (khalilullah) seperti Nabi Ibrahim ‘alaihissalam, ada yang di angkat ke atas langit kehadiratNya dan dibisikiNya yaitu Muhammad ﷺ, ada yang diberikan kerajaan dan hikmah dan diajari cara membuat baju besi seperti Nabi Dawud ‘alaihissalam, di antara mereka juga ada yang diberikan kerajaan dan hikmah, jin tunduk kepadanya dan mengerti perkataan burung seperti Nabi Sulaiman ‘alaihissalam, dan ada juga yang diberikan bukti-bukti yang nyata (bayyinât) dan diperkuat dengan Malaikat Jibril (rûhul qudus) yaitu Nabi Isa ‘alaihissalam.
Allah Ta’ala berfirman; تِلۡكَ ٱلرُّسُلُ فَضَّلۡنَا بَعۡضَهُمۡ عَلَىٰ بَعۡضٖۘ مِّنۡهُم مَّن كَلَّمَ ٱللَّهُۖ وَرَفَعَ بَعۡضَهُمۡ دَرَجَٰتٖۚ “Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian (dari) mereka atas sebagian yang lain, di antara mereka ada yang Allah berbicara (langsung dengan dia), dan sebagiannya Allah meninggikaknnya beberapa derajat.”
Sebagaimana Nabi kita Muhammad ﷺ mendapat keutamaan berupa risalah dan kenabian yang bersifat umum untuk seluruh manusia, dan menjadi menjadi penutup para nabi, begitu juga umatnya mendapatkan keutamaan dibanding umat lain, ada yang namanya tertera masuk surga selagi beliau masih hidup dan belum meninggal, beliau mendapat keistimewaan diajak bicara langsung oleh Allah dan dibisiki, dan beliau bisa memberikan syafa’at pada hari kiamat. Kemudian Allah mengabarkan apabila Dia berkehendak untuk memberikan hidayah kepada manusia tentu Dia akan memberikannya, sehingga mereka tidak akan berselisih setelah kepergian rasul dan mereka tidak saling membunuh satu sama lain setelah datangnya bukti-bukti yang nyata karena besarnya kekuasaan Allah Ta’ala. Dengan kehendakNya, Allah melakukan apa saja dan menentukan apa yang Dia inginkan. Ini beberapa faidah yang tertera ada ayat (253).
Pelajaran dari ayat
• Para rasul itu di antara mereka mendapat keutamaan dibanding yang lainnya sesuai dengan kadar perjuangan (jihad), kesabaran dan kesempurnaan yang diberikan oleh Allah kepada mereka.
• Sifat berbicara (kalam, pent) bagi Allah Ta’ala, dimana Allah mengajak berbicara nabi Musa di bukit Thur. Mengajak bicara nabi Muhammad ﷺ di alam tertinggi .
• Kekafiran, keimanan, petunjuk dan kesesatan, peperangan dan kedamaian. Itu semua mengikuti kehendak Allah dan kebijaksanaanNya.
• Celaan terhadap perselisihan dalam agama, dan hal itu merupakan sumber kerugian dan bencana.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Catatan Kata
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Catatan Paragraf
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.