Makna kata
{ ٱلۡأَهِلَّةِۖ } Al-Ahillah : Bentuk jamak dari kata Hilal yaitu bulan baru pada tiga hari pertama, karena manusia ketika melihatnya mengatakan, “al-hilal, al-hilal”
{ المَوَٰقِيتُ } Al-Mawaqit : Bentuk jamak dari kata Miqat, waktu yang ditentukan dan diketahui oleh orang.
{ إتيان ٱلۡبُيُوتَ مِن ظُهُورِهَا } Ityanul buyut min dhuhurihaa : Mendatangi rumah dengan memanjat melalui tembok dan masuk ke dalam secara sembunyi-sembunyi, tidak dari pintu depan.
{ وَلَٰكِنَّ ٱلۡبِرَّ مَنِ ٱتَّقَىٰۗ } Walakinnal birra manittaqa : Kebaikan yang akan mengantarkan kepada keridhaan Allah Ta’ala adalah kebaikan hamba dengan bertakwa kepada Allah. Melakukan perintah-perintah Nya dan menjauhi larangan-larangan Nya. Bukanlah kebaikan itu memasuki rumah dari belakang. { الفلاح } Al-Falah : Kemenangan yaitu keselamatan dari api neraka dan masuk ke dalam surga.
Makna ayat
Diriwayatkan bahwa para sahabat bertanya kepada Rasulullah ﷺ ,”Mengapa bulan baru muncul dengan keadaan kecil saja, kemudian bertambah besar sampai menjadi purnama, setelah itu kembali mengecil dan mengecil, lalu muncul kembali sebagaimana pertama kali muncul? Maka Allah Ta’ala menurukan ayat ini.”Mereka bertanya kepadamu mengenai bulan sabit.” Dan memerintahkan kepada Rasulullah agar berkata kepada mereka,”Hilal itu merupakan tanda-tanda waktu bagi manusia, dimulai dari kecil kemudian menjadi semakin sempurna besarnya dan kemudian kembali menjadi kecil, agar manusia mengetahui tanda-tanda waktu mereka untuk melakukan pekerjaan. Maka keberadaan bulan dengan keadaan seperti itu, dapat diketahui wakut iddah perempuan, diketahui juga berbagai bulan yang ada, sampai kita bisa mengetahui bulan Ramadhan, dan kita mengetahui bulan haji dan waktunya. Kita juga bisa mengetahui waktu untuk transaksi jual beli atau sewa menyewa, juga mengetahui kapan jatuh tempo hutang. Dahulu orang Anshar jahiliyah ketika sudah memulai ihram untuk haji ataupun umrah, kemudian mereka perlu untuk kembali ke rumahnya untuk suatu keperluan, mereka tidak memasuki rumah melalui pintu. Agar tidak dinaungi oleh tingginya pintu. Akan tetapi mereka memanjat dinding dan memasuki rumah dari bagian belakang, bukan dari pintu. Mereka berpendapat bahwa hal itu merupakan suatu ketaatan dan kebaikan. Lantas Allah menghapus hukum jahiliyah ini dengan firman Nya,”Dan bukanlah kebajikan memasuki rumah-rumah dari belakangnya, akan tetapi kebajikan itu...” kebajikan orang yang bertakwa dan berbuat baik. Allah Ta’ala memerintahkan mereka agar memasuki rumah-rumah nya dari pintu. Firman Allah,”Dan masuklah ke rumah rumah itu dari pintu-pintunya.” Serta memerintahkan mereka agar bertakwa kepada Nya agar mereka beruntung di dunia dan di akhirat. Allah Ta’ala berfirman,”Dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.”
Pelajaran dari ayat
• Hendaknya seseorang bertanya mengenai perkara yang bermanfaat untuknya, serta meninggalkan pertanyaan mengenai perkara yang tidak bermanfaat untuk dirinya.
• Manfaat bulan qamariyah amat besar, yaitu untuk mengetahui berbagai waktu ibadah.
• Keharaman membuat perkara baru dalam agama (bid’ah), walaupun dengan niat untuk melakukan ketaatan kepada Allah ta’ala dan mendapat pahala.
• Perintah untuk bertakwa berimplikasi pada kebahagiaan dan keselamatan hamba di dunia dan akhirat.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Catatan Kata
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Catatan Paragraf
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.