Makna kata
{ أُمَّةٞ خَلَتۡۖ } Ummatun Khallat : Kelompok yang tujuannya satu. Khallat : telah berlalu ke negeri akhirat.
{ لَهَا مَا كَسَبَتۡ } Lahaa maa kasabat : Untuknya pahala kebaikan yang dilakukan.
{ وَلَكُم مَّا كَسَبۡتُمۡۖ } Lakum maa kasabtum : Bagi kalian kebaikan yang telah kalian lakukan dan hal yang lainnya.
Makna ayat
Pada ayat (134) Allah Ta’ala menyudahi omong kosong yang dilontarkan oleh orang Yahudi dengan firmanNya (تِلۡكَ أُمَّةٞ قَدۡ خَلَتۡۖ ) “Mereka adalah umat yang telah berlalu” -Yaitu Ibrahim dan anak keturunannya- mereka telah mendapat hasil dari keimanan dan amalan shalihnya, sedangkan kalian wahai orang-orang Yahudi masih saja berbuat kekufuran dan maksiat, padahal di hari kiamat nanti kalian tidak ditanya amalan orang, dan kalian akan ditanya tentang amalan kalian sendiri yang akan dibalas. Maka tinggalkanlah perdebatan kosong itu dan beralihlah untuk mencari hal yang bermanfaat untuk akhirat kalian, dengan beriman dan beramal shalih. Dan tidak akan pernah kalian dapatkan hal itu kecuali kalian memeluk agama Islam, maka masuklah ke dalam agama Islam.
Pelajaran dari ayat
- Seseorang hendaknya tidak merasa tinggi dengan membanggakan kehebatan generasi pendahulunya, serta menerima keadaan dirinya sendiri dengan menyucikan dan membersihkan jiwanya.
- Telah menjadi sunnatullah bagi para makhluk bahwa mereka akan dibalas sesuai dengan amalannya, dan tidak akan ditanya mengenai amalan orang lain.
- Lafadz Ayah ( أب ) dapat dipakai juga untuk menyebut paman sebagai bentuk penghormatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Catatan Kata
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Catatan Paragraf
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.