Makna Kata
Allah SWT memerintahkan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman untuk mengamalkan semua syariat iman dan cabang-cabangnya, rukun-rukunnya serta semua penyanggahnya. Tetapi hal ini bukan termasuk ke dalam pengertian perintah yang menganjurkan untuk merealisasikan hal tersebut, melainkan termasuk ke dalam Bab "Menyempurnakan Hal yang Telah Sempurna, Mengukuhkannya, dan Melestarikannya".
Perihal Bacaan Salat
Perihalnya sama dengan apa yang diucapkan oleh seorang mukmin dalam setiap salatnya, yaitu bacaan firman-Nya: {#"Tunjukilah kami ke jalan yang lurus."#} (Al-Fatihah, [1:6])
Dengan kata lain, terangilah kami ke jalan yang lurus, dan tambahkanlah kepada kami hidayah serta mantapkanlah kami di jalan yang lurus. Allah SWT memerintahkan kepada mereka untuk beriman kepada-Nya dan kepada Rasul-Nya, seperti pengertian yang terkandung di dalam ayat lain, yaitu firman-Nya:
{يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَاٰمِنُوْا بِرَسُوْلِهٖ}
{#Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya.#} (Al-Hadid, [57:28])
Makna Kitab
Adapun firman Allah SWT:
{وَالْكِتٰبِ الَّذِيْ نَزَّلَ عَلٰى رَسُوْلِهٖ}
{#dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya.#} (An-Nisa, [4:136])
Yakni Al-Qur'an.
{وَالْكِتٰبِ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ}
{#serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya.#} (An-Nisa, [4:136])
Makna yang dimaksud ialah semua jenis kitab yang terdahulu. Sedangkan mengenai kitab Al-Qur'an, hal ini diungkapkan dengan memakai lafaz NAZZALA, karena Al-Qur'an diturunkan secara berangsur-angsur lagi terpisah-pisah disesuaikan dengan kejadian-kejadiannya menurut apa yang diperlukan oleh semua hamba dalam kehidupan di dunia dan kehidupan akhirat mereka. Adapun kitab-kitab terdahulu, maka semuanya diturunkan sekaligus. Karena itulah dalam ayat ini disebutkan:
{وَالْكِتٰبِ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ}
{#serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya.#} (An-Nisa, [4:136])
Makna Kekafiran
Kemudian Allah SWT berfirman:
{وَمَنْ يَّكْفُرْ بِاللّٰهِ وَمَلٰۤىِٕكَتِهٖ وَكُتُبِهٖ وَرُسُلِهٖ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلٰلًا بَعِيْدًا}
{#Barang siapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.#} (An-Nisa, [4:136])
Dia telah keluar dari jalan hidayah dan jauh dari jalan yang benar dengan kejauhan yang sangat.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.