Makna kata
Al-Khomr
Al-Khomr adalah setiap dzat yang membuat akal menjadi tertutup dan mengakibatkan orang yang meminumnya tidak bisa berpikir dan membedakan sesuatu. Kata khamr digunakan pada perasan anggur, kurma, gandum, dan selainnya.
Al-Maisir
Al-Maisir adalah perjudian, dan dinamakan sebagai maisir karena pelakunya mendapatkan uang dengan gampang dan mudah.
Al-Itsm
Al-Itsm adalah setiap hal yang membahayakan dan merusak diri, akal pikiran, badan, harta, ataupun kehormatan.
Al-Manafi’
Al-Manafi’ adalah bentuk jamak dari manfa’ah, yaitu setiap hal yang mudah dan tidak membahayakan baik dalam bentuk perkataan, perbuatan, ataupun material.
Al-‘Afwu
Al-‘Afwu adalah kelebihan dan pertambahan harta manusia.
Tataffakarun
Maka engkau mengetahui apa yang bermanfaat di antara keduanya dan engkau menggunakannya untuk kepentingan duniawi kalian, dan engkau menggunakannya untuk kepentingan akhirat dan hal yang membahagiakan di sana, serta menyelamatkan kalian dari azab neraka.
Makna ayat
Dahulu orang-orang Arab jahiliyah senang meminum khomer dan berjudi, maka datanglah agama Islam dengan memulai dakwahnya menyeru mereka kepada tauhid dan keimanan kepada hari kebangkitan (kiamat) karena keduanya merupakan faktor yang paling kuat untuk mendorong manusia agar istiqomah di dalam hidupnya.
Ketika Rasulullah ﷺ dan para sahabatnya berhijrah ke Madinah, maka dimulailah kehidupan masyarakat yang Islami dan turunlah hukum-hukum syariat secara berangsur-angsur.
Pada suatu hari ada salah seorang sahabat yang mengimami shalat berjama’ah, namanya adalah Tsamlan, dan terjadilah kekacauan karena ia salah membaca ayat, maka turunlah ayat dalam surat An-Nisa:
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk.” (QS An-Nisa: 43)
akhirnya mereka tidak meminum khomer kecuali pada waktu-waktu tertentu saja.
Muncullah banyak pertanyaan seputar meminum khomer, maka turunlah ayat:
“Mereka bertanya kepadamu tentang khomer dan perjudian.”
Allah Ta’ala menjawab pertanyaan mereka dengan firman Nya:
“Katakanlah, pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya.”
Setelah itu banyak yang meninggalkan minum khomer dan berjudi karena ayat ini. Dan tinggallah beberapa gelintir orang saja yang melakukannya.
Ketika itu Umar melihat perlunya ada larangan yang jelas dan tegas, sampai-sampai ia mengatakan, “Ya Allah, terangkanlah kepada kami mengenai khomer dengan penjelasan yang jelas.”
Allah mengabulkan doa Umar dan turunlah ayat dalam surat Al-Maidah:
“Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khomer dan judi...” (90)
sampai firman Nya, “maka berhentilah kamu (dari) mengerjakan pekerjaan itu.” (91)
maka Umar mengatakan, “Kami berhenti ya Allah” dengan ayat itu diharamkanlah khomer dan perjudian dengan pengharaman yang tetap dan sempurna, dan Rasulullah menetapkan hukuman berupa cambuk bagi orang yang meminum khomer dan berjudi, serta memperingatkan peminumnya dengan menamakannya sebagai induk keburukan (ummul khobâits) dan beliau bersabda,
”Pecandu khomer tidak diajak bicara oleh Allah pada hari kiamat dan tidak pula menjamin (keselamatan) tiga golongan, yaitu orang yang durhaka kepada kedua orangtuanya, orang yang memakai kain sarungnya melebihi matakaki (isbal) sehingga menyeretnya di tanah, dan pecandu minuman khomer.”
Firman Nya, “Di dalam keduanya ada dosa yang besar dan ada manfaat bagi manusia.”
Hal ini sejalan dengan firman Allah Ta’ala dalam surat Al-Maidah mengenai sumber dosa, yaitu keduanya menyebabkan permusuhan dan perselisihan di antara kaum muslimin, dan menghalangi orang untuk mengingat Allah (berdzikir) dan shalat.
Manakah dosa yang lebih besar dibandingkan dosa yang menumbuhkan permusuhan dan perselisihan di antara kaum muslimin, serta memalingkan dari mengingat Allah dan melalaikan shalat? Sungguh pada keduanya terdapat dosa yang besar.
Adapun manfaat yang ada dibandingkan dosa yang ditimbulkan amat kecil sekali seperti keuntungan dari produksi dan penjualan khomer, atau dampak yang timbul seperti ketenangan, kegembiraan, kedermawanan, dan keberanian.
Sedangkan perjudian, manfaat yang ada yaitu mendapatkan harta tanpa perlu susah payah, atau manfaat yang didapat oleh orang miskin jika mereka berjudi dengan taruhan unta, kemudian disembelih dan diberikan kepada fakir miskin.
Firman Allah Ta’ala, “Mereka bertanya kepadamu apa yang mereka infakkan.”
Hal itu merupakan pertanyaan yang timbul dari jawaban mereka terhadap firman Allah Ta’ala, “Dan berinfaklah kalian di jalan Allah.”
Mereka ingin mengetahui bagian manakah yang harus merekan infakkan dari harta mereka di jalan Allah. Maka Allah Ta’ala menjawabnya dengan firman Nya, “Katakanlah, yang lebih dari keperluan.”
Yaitu apa yang lebih dari kebutuhan kalian dan kelebihan nafkah terhadap diri kalian.
Dari sinilah Rasulullah ﷺ bersabda, “Sebaik-baik sedekah adalah ketika dalam keadaan kaya.” (HR Bukhari.
Firman Nya, “Demikianlah Allah menjelaskan kepada kalian....”
maksudnya adalah semisal penjelasan ini, Allah Ta’ala menjelaskan syariat dan hukum-hukum Nya, serta halal dan haram kepada kalian, agar kalian mau berfikir cerdas dan sadar mengenai persoalan dunia dan akhirat, sehingga kalian beramal bagi dunia sebatas yang dibutuhkan kalian, dan beramal untuk akhirat yang mana itu adalah tempat kembali yang kekal bagi kalian sesuai dengan kadar hidup di sana.
Pelajaran dari ayat
• Keharaman khomer dan perjudian dimana ayat ini terhapus (nasakh) dengan ayat di surat Al-Maidah yaitu dengan firman Nya, “Maka jauhilah” dan firman Nya, “maka berhentilah kamu (dari) mengerjakan pekerjaan itu.”
• Penjelasan mengenai sedekah yang terbaik, yaitu yang berasal dari kelebihan harta yang diistilahkan dengan al-‘Afwu pada ayat ini.
• Dianjurkan untuk memikirkan perkara dunia dan akhirat yang sesuai dengan kadarnya. Beramal untuk yang pertama berdasarkan kefanaannya dan beramal untuk akhirat berdasarkan kekekalannya di sana.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Catatan Kata
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Catatan Paragraf
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.