Makna kata
{ الإله } Al-Ilah: Dzat yang disembah, baik secara benar (haq) maupun secara bathil. Allah ﷻ adalah Sesembahan (ilah) yang berhak diibadahi dengan benar.
{ وَإِلَٰهُكُمۡ إِلَٰهٞ وَٰحِدٞۖ } Wa ilahukum ilahun wahid: Esa dalam Dzat dan sifat Nya, Esa dalam rububiyahNya sehingga tidak ada Dzat yang menciptakan, memberikan rizki, mengatur alam semesta dan kehidupan kecuali Dia. Allah Esa dalam uluhiyah Nya yaitu dalam peribadahan, tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Dia.
Makna ayat
Ketika Allah Ta’ala memberikan kewajiban kepada para ulama untuk menyampaikan ilmu dan petunjuk dan melarang mereka untuk menyembunyikannya, Allah mengabarkan bahwa Dia lah satu-satunya sesembahan (ilah) yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Inilah kewajiban yang harus dijelaskan oleh para ulama pertama kali kepada manusia. Yaitu agar mereka mentauhidkan Nya dalam hal rububiyah Nya dan peribadahan kepada Nya, serta dalam nama-nama dan sifat-sifat Nya.
Pelajaran dari ayat
- Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, maka tidak sah ibadah yang ditujukan kepada selain Allah, karena Dia lah ilah yang benar.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Catatan Kata
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Catatan Paragraf
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.