Firman Allah SWT
Ayat Pertama
{وَاتَّبَعُوْا مَا تَتْلُوْا الشَّيٰطِيْنُ عَلٰى مُلْكِ سُلَيْمٰنَ}
{#Dan mereka mengikuti apa yang dibacakan oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman.#} (Al-Baqarah, [2:102])
Ayat Kedua
{وَمَا كَفَرَ سُلَيْمٰنُ وَلٰكِنَّ الشَّيٰطِيْنَ كَفَرُوْا يُعَلِّمُوْنَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَآ اُنْزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوْتَ وَمَارُوْتَ}
{#Padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya setan-setan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di negeri Babil, yaitu Harut dan Marut.#} (Al-Baqarah, [2:102])
Ayat Ketiga
{وَقَتَلَ دَاوٗدُ جَالُوْتَ وَاٰتٰىهُ اللّٰهُ الْمُلْكَ وَالْحِكْمَةَ}
{#Dan (dalam peperangan ini) Daud membunuh Jalut, kemudian Allah memberikan kepadanya (Daud) pemerintahan dan hikmah.#} (Al-Baqarah, [2:251])
Ayat Keempat
{قَالُوْٓا اِنَّمَآ اَنْتَ مِنَ الْمُسَحَّرِيْنَ}
{#Sesungguhnya kamu adalah salah seorang dari orang-orang yang terkena sihir.#} (Asy-Syu'ara, [26:153])
Ayat Kelima
{وَمَآ اُنْزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوْتَ وَمَارُوْتَ وَمَا يُعَلِّمٰنِ مِنْ اَحَدٍ حَتّٰى يَقُوْا اِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلَا تَكْفُرْ فَيَتَعَلَّمُوْنَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُوْنَ بِهٖ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهٖ}
{#dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di negeri Babil, yaitu Harut dan Marut, sedangkan keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorang pun sebelum mengatakan, "Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu). Sebab itu, janganlah kamu kafir." Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan istrinya.#} (Al-Baqarah, [2:102])
Ayat Keenam
{وَلٰكِنَّ الشَّيٰطِيْنَ كَفَرُوْا يُعَلِّمُوْنَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَآ اُنْزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ}
{#hanya setan-setan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat.#} (Al-Baqarah, [2:102])
Ayat Ketujuh
{هَارُوْتَ وَمَارُوْتَ}
{#yaitu Harut dan Marut.#} (Al-Baqarah, [2:102])
Ayat Kedelapan
{وَيُنَزِّلُ لَكُمْ مِّنَ السَّمَاۤءِ رِزْقًا}
{#Dan Dia menciptakan untuk kalian rezeki dari langit.#} (Ghafir, [40:13])
Ayat Kesembilan
{مَا اَنْزَلَ اللّٰهُ دَاءً اِلَّا اَنْزَلَ لَهٗ دَوَاءً}
{#"Tidak sekali-kali Allah menciptakan penyakit melainkan Dia menciptakan pula obat penawarnya."#}
Ayat Kesepuluh
{فَاِنْ كَانَ لَهٗٓ اِخْوَةٌ}
{#jika yang meninggal itu mempunyai beberapa orang saudara.#} (An-Nisa, [4:11])
Ayat Kesebelas
{وَاَنْزَلَ لَكُمْ مِّنَ الْأَنْعَامِ ثَمَانِيَةَ أَزْوَاجٍ}
{#Dia ciptakan bagi kalian delapan ekor yang berpasangan dari binatang ternak.#} (Az-Zumar, [39:6])
Ayat Keduabelas
{وَاَنْزَلْنَا الْحَدِيْدَ فِيْهِ بَأْسٌ شَدِيْدٌ}
{#Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat.#} (Al-Hadid, [57:25])
Ayat Ketigabelas
{وَاَنْزَلْنَا الْحَدِيْدَ فِيْهِ بَأْسٌ شَدِيْدٌ}
{#Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat.#} (Al-Hadid, [57:25])
Ayat Keempatbelas
{وَاَنْزَلَ لَكُمْ مِنَ السَّمَاۤءِ رِزْقًا}
{#Dan Dia menciptakan untuk kalian rezeki dari langit.#} (Ghafir, [40:13])
Ayat Kelimabelas
{مَا اَنْزَلَ اللّٰهُ دَاءً اِلَّا اَنْزَلَ لَهٗ دَوَاءً}
{#"Tidak sekali-kali Allah menciptakan penyakit melainkan Dia menciptakan pula obat penawarnya."#}
Ayat Keenambelas
{قَالُوْٓا اِنَّمَآ اَنْتَ مِنَ الْمُسَحَّرِيْنَ}
{#Sesungguhnya kamu adalah salah seorang dari orang-orang yang terkena sihir.#} (Asy-Syu'ara, [26:153])
Ayat Ketujuhbelas
{وَمَآ اُنْزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوْتَ وَمَارُوْتَ وَمَا يُعَلِّمٰنِ مِنْ اَحَدٍ حَتّٰى يَقُوْا اِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلَا تَكْفُرْ فَيَتَعَلَّمُوْنَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُوْنَ بِهٖ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهٖ}
{#dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di negeri Babil, yaitu Harut dan Marut, sedangkan keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorang pun sebelum mengatakan, "Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu). Sebab itu, janganlah kamu kafir." Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan istrinya.#} (Al-Baqarah, [2:102])
Ayat Kedelapanbelas
{وَلٰكِنَّ الشَّيٰطِيْنَ كَفَرُوْا يُعَلِّمُوْنَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَآ اُنْزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ}
{#hanya setan-setan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat.#} (Al-Baqarah, [2:102])
Ayat Kesembilanbelas
{هَارُوْتَ وَمَارُوْتَ}
{#yaitu Harut dan Marut.#} (Al-Baqarah, [2:102])
Ayat Kesepuluh
{وَاَنْزَلَ لَكُمْ مِنَ السَّمَاۤءِ رِزْقًا}
{#Dan Dia menciptakan untuk kalian rezeki dari langit.#} (Ghafir, [40:13])
Ayat Keduapuluh
{مَا اَنْزَلَ اللّٰهُ دَاءً اِلَّا اَنْزَلَ لَهٗ دَوَاءً}
{#"Tidak sekali-kali Allah menciptakan penyakit melainkan Dia menciptakan pula obat penawarnya."#}
Ayat Kedua Puluh Satu
{قَالُوْٓا اِنَّمَآ اَنْتَ مِنَ الْمُسَحَّرِيْنَ}
{#Sesungguhnya kamu adalah salah seorang dari orang-orang yang terkena sihir.#} (Asy-Syu'ara, [26:153])
Ayat Kedua Puluh Dua
{وَمَآ اُنْزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوْتَ وَمَارُوْتَ وَمَا يُعَلِّمٰنِ مِنْ اَحَدٍ حَتّٰى يَقُوْا اِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلَا تَكْفُرْ فَيَتَعَلَّمُوْنَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُوْنَ بِهٖ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهٖ}
{#dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di negeri Babil, yaitu Harut dan Marut, sedangkan keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorang pun sebelum mengatakan, "Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu). Sebab itu, janganlah kamu kafir." Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan istrinya.#} (Al-Baqarah, [2:102])
Ayat Kedua Puluh Tiga
{وَلٰكِنَّ الشَّيٰطِيْنَ كَفَرُوْا يُعَلِّمُوْنَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَآ اُنْزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ}
{#hanya setan-setan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat.#} (Al-Baqarah, [2:102])
Ayat Kedua Puluh Empat
{هَارُوْتَ وَمَارُوْتَ}
{#yaitu Harut dan Marut.#} (Al-Baqarah, [2:102])
Ayat Kedua Puluh Lima
{وَاَنْزَلَ لَكُمْ مِنَ السَّمَاۤءِ رِزْقًا}
{#Dan Dia menciptakan untuk kalian rezeki dari langit.#} (Ghafir, [40:13])
Ayat Kedua Puluh Enam
{مَا اَنْزَلَ اللّٰهُ دَاءً اِلَّا اَنْزَلَ لَهٗ دَوَاءً}
{#"Tidak sekali-kali Allah menciptakan penyakit melainkan Dia menciptakan pula obat penawarnya."#}
Ayat Kedua Puluh Tujuh
{قَالُوْٓا اِنَّمَآ اَنْتَ مِنَ الْمُسَحَّرِيْنَ}
{#Sesungguhnya kamu adalah salah seorang dari orang-orang yang terkena sihir.#} (Asy-Syu'ara, [26:153])
Ayat Kedua Puluh Delapan
{وَمَآ اُنْزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوْتَ وَمَارُوْتَ وَمَا يُعَلِّمٰنِ مِنْ اَحَدٍ حَتّٰى يَقُوْا اِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلَا تَكْفُرْ فَيَتَعَلَّمُوْنَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُوْنَ بِهٖ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهٖ}
{#dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di negeri Babil, yaitu Harut dan Marut, sedangkan keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorang pun sebelum mengatakan, "Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu). Sebab itu, janganlah kamu kafir." Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan istrinya.#} (Al-Baqarah, [2:102])
Ayat Kedua Puluh Sembilan
{وَلٰكِنَّ الشَّيٰطِيْنَ كَفَرُوْا يُعَلِّمُوْنَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَآ اُنْزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ}
{#hanya setan-setan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat.#} (Al-Baqarah, [2:102])
Ayat Ketiga Puluh
{هَارُوْتَ وَمَارُوْتَ}
{#yaitu Harut dan Marut.#} (Al-Baqarah, [2:102])
Ayat Ketiga Puluh Satu
{وَاَنْزَلَ لَكُمْ مِنَ السَّمَاۤءِ رِزْقًا}
{#Dan Dia menciptakan untuk kalian rezeki dari langit.#} (Ghafir, [40:13])
Ayat Ketiga Puluh Dua
{مَا اَنْزَلَ اللّٰهُ دَاءً اِلَّا اَنْزَلَ لَهٗ دَوَاءً}
{#"Tidak sekali-kali Allah menciptakan penyakit melainkan Dia menciptakan pula obat penawarnya."#}
Ayat Ketiga Puluh Tiga
{قَالُوْٓا اِنَّمَآ اَنْتَ مِنَ الْمُسَحَّرِيْنَ}
{#Sesungguhnya kamu adalah salah seorang dari orang-orang yang terkena sihir.#} (Asy-Syu'ara, [26:153])
Ayat Ketiga Puluh Empat
{وَمَآ اُنْزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوْتَ وَمَارُوْتَ وَمَا يُعَلِّمٰنِ مِنْ اَحَدٍ حَتّٰى يَقُوْا اِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلَا تَكْفُرْ فَيَتَعَلَّمُوْنَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُوْنَ بِهٖ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهٖ}
{#dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di negeri Babil, yaitu Harut dan Marut, sedangkan keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorang pun sebelum mengatakan, "Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu). Sebab itu, janganlah kamu kafir." Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan istrinya.#} (Al-Baqarah, [2:102])
Ayat Ketiga Puluh Lima
{وَلٰكِنَّ الشَّيٰطِيْنَ كَفَرُوْا يُعَلِّمُوْنَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَآ اُنْزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ}
{#hanya setan-setan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat.#} (Al-Baqarah, [2:102
Asar tentang Harut dan Marut
Riwayat Pertama
Imam Ahmad ibnu Hambal mengatakan di dalam kitab Musnad-nya, telah menceritakan kepada kami Yahya ibnu Bukair, telah menceritakan kepada kami Zuhair ibnu Muhammad, dari Musa ibnu Jubair, dari Nafi', dari Abdullah ibnu Umar RA, bahwa ia pernah mendengar Nabi SAW bersabda:
"Sesungguhnya Adam AS ketika diturunkan oleh Allah ke bumi, para malaikat berkata, 'Wahai Tuhan, mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau?' Tuhan berfirman, 'Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kalian ketahui.'"
Mereka bermaksud, 'Wahai Tuhan kami, kami lebih taat kepada-Mu daripada Bani Adam.' Allah berfirman kepada para malaikat, 'Datangkanlah dua malaikat oleh kalian untuk Kami turunkan ke bumi, lalu Kami lihat apa yang akan dikerjakan oleh keduanya.' Mereka berkata, 'Wahai Tuhan kami, Harut dan Marut.'
Kemudian keduanya diturunkan ke bumi, dan diciptakan bagi keduanya Zahrah, yaitu seorang wanita yang paling cantik di masanya. Lalu Zahrah datang kepada keduanya, maka keduanya meminta agar Zahrah menyerahkan diri kepadanya. Zahrah menjawab, 'Tidak, demi Allah, sebelum kamu berdua mengucapkan kalimat-kalimat ini (yang mengandung makna kemusyrikan).'
Kedua malaikat itu menjawab, 'Tidak, demi Allah, kami tidak mau menyekutukan Allah dengan sesuatu pun untuk selama-lamanya.' Zahrah pergi dari keduanya, lalu kembali lagi dengan membawa seorang bayi laki-laki yang digendongnya. Kedua malaikat itu meminta Zahrah agar menyerahkan diri kepada keduanya, maka Zahrah menjawab, 'Tidak, demi Allah, sebelum kamu berdua membunuh bayi kecil ini.'
Keduanya menjawab, 'Tidak, demi Allah, kami tidak akan membunuhnya selama-lamanya.' Zahrah pergi meninggalkan keduanya, lalu kembali lagi dengan membawa sebuah wadah yang berisikan khamr. Ketika keduanya meminta agar ia menyerahkan diri kepada keduanya, maka ia menjawab, 'Tidak, demi Allah, sebelum kamu berdua meminum khamr ini.'
Keduanya meminum khamr itu hingga mabuk, dan akhirnya keduanya menggauli Zahrah, lalu membunuh anak kecil itu." Ketika keduanya sadar, si wanita itu (yakni Zahrah) berkata kepada keduanya, "Demi Allah, tiada sesuatu pun" yang pada mulanya kamu berdua menolak kepadaku tidak mau melakukannya, melainkan sekarang kamu telah melakukannya di saat kamu berdua mabuk."
Akhirnya kedua malaikat itu disuruh memilih antara azab di dunia dan azab di akhirat, maka keduanya memilih azab di dunia.
Riwayat Kedua
Hal yang sama diriwayatkan pula oleh Abu Hatim ibnu Hibban di dalam kitab sahihnya melalui Al-Hasan, dari Sufyan, dari Abu Bakar ibnu Abu Syaibah, dari Yahya ibnu Bukair.
Riwayat Ketiga
Abu Ja'far ibnu Jarir rahimahullah mengatakan, telah menceritakan kepada kami Al-Qasim, telah menceritakan kepada Al-Husain (yakni Sunaid ibnu Daud, penulis kitab tafsir), telah menceritakan kepada kami Al-Faraj ibnu Fudalah, dari Mu'awiyah ibnu Saleh, dari Nafi'. Nafi' menceritakan bahwa ia pernah bepergian bersama Ibnu Umar.
Riwayat Keempat
Riwayat ini pun sangat garib, dan yang lebih dekat kepada kebenaran dalam hal ini ialah yang bersumber dari riwayat Abdullah ibnu Umar, dari Ka'b Al-Ahbar, bukan dari Nabi SAW Seperti yang dikatakan oleh Abdur Razzaq di dalam kitab tafsirnya, dari As-Sauri, dari Musa ibnu Uqbah, dari Salim, dari Ibnu Umar, dari Ka'b Al-Ahbar yang menceritakan riwayat berikut:
Para malaikat membicarakan tentang amal perbuatan anak-anak Adam dan dosa-dosa yang dilakukan mereka. Maka dikatakan kepada para malaikat, "Pilihlah dua malaikat dari kalangan kalian." Lalu mereka memilih Harut dan Marut, dan Allah SWT berfirman kepada keduanya, "Sesungguhnya Aku akan mengirimkan para rasul kepada Bani Adam, tetapi antara Aku dan kamu berdua tidak ada rasul. Turunlah kamu berdua (ke bumi); janganlah kamu sekutukan Aku dengan sesuatu pun, jangan berzina, dan jangan minum khamr."
Riwayat Kelima
Asar ini diriwayatkan oleh Ibnu Jarir melalui dua jalur periwayatan dari Abdur Razzaq dengan lafaz yang sama. Diriwayatkan pula oleh Ibnu Abu Hatim, dari Ahmad ibnu Isham, dari Muammal, dari Sufyan As-Sauri dengan lafaz yang sama.
Riwayat Keenam
Ibnu Jarir meriwayatkan pula, telah menceritakan kepadaku Al-Musanna, telah menceritakan kepada kami Al-MA'la (yakni Ibnu Asad), telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz ibnul Mukhtar, dari Musa ibnu Uqbah, telah menceritakan kepadaku Salim, bahwa ia pernah mendengar Abdullah menceritakan riwayat berikut dari Ka'b ibnul Ahbar, lalu ia mengetengahkannya.
Riwayat Ketujuh
Riwayat terakhir ini lebih sahih dan lebih kuat sanadnya (sandarannya) sampai kepada Abdullah ibnu Umar daripada kedua sanad sebelumnya. Salim lebih kuat predikatnya bila dinisbatkan kepada ayahnya sendiri ketimbang kepada maulanya, Nafi'.
Riwayat Kedelapan
Asar yang menceritakan Harut, Marut dan Zahrah
Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepadaku Al-Musanna, telah menceritakan kepada kami Al-Hajjaj, telah menceritakan kepada kami Hammad, dari Khalid Al-Hazza, dari Umair ibnu Sa'id yang menceritakan bahwa ia pernah mendengar Ali RA menceritakan asar berikut:
Zahrah adalah seorang wanita cantik dari kalangan penduduk negeri Persia. Sesungguhnya ia pernah mengadukan suatu perkara kepada dua malaikat, yaitu Harut dan Marut. Akan tetapi, Harut dan Marut merayunya agar mau menyerahkan diri kepada keduanya. Ia menolak ajakan tersebut, kecuali bila keduanya mengajarkan kepadanya suatu mantera yang bila dibacakan oleh seseorang, maka ia dapat terbang naik ke langit. Lalu keduanya mengajarkan mantera itu kepadanya, dan ia segera merapalkannya. Maka naiklah ia ke langit, tetapi setelah itu ia dikutuk (oleh Allah SWT) menjadi sebuah bintang (yaitu bintang Zahrah atau Venus).
Riwayat Kesembilan
Sanad riwayat ini semua perawinya berpredikat siqah, tetapi dinilai sangat garib (aneh).
Riwayat Kesepuluh
Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Al-Fadl ibnu Syazan, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Isa, telah menceritakan kepada kami Ibrahim ibnu Musa, telah menceritakan kepada kami Mu'awiyah, dari Abu Khalid, dari Umair ibnu Sa'id, dari Ali RA yang mengatakan bahwa keduanya adalah malaikat dari langit. Yang dimaksud ialah takwil yang terkandung di dalam firman-Nya: "...dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat."
Riwayat Kesebelas
Asar ini diriwayatkan pula oleh Al-Hafiz Abu Bakar ibnu Murdawaih di dalam kitab tafsirnya berikut sanadnya melalui Mugis, dari maulanya (yakni Ja'far ibnu Muhammad), dari ayahnya, dari kakeknya, dari Ali secara marfu'. Hal ini pun tidak dapat menguatkan sanad hanya dari segi ini.
Riwayat Keduabelas
Kemudian Abu Bakar ibnu Murdawaih meriwayatkannya pula melalui dua jalur yang lain, dari Jabir, dari Abut Tufail, dari Ali RA yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda: "Semoga Allah melaknat Zahrah, karena sesungguhnya dialah yang memfitnah dua malaikat, yaitu Harut dan Marut." Hadis ini pun tidak sahih, bahkan berpredikat munkar sekali.
Riwayat Ketigabelas
Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepadaku Al-Musanna ibnu Ibrahim, telah menceritakan kepada kami Al-Hajjaj ibnu Minhal, telah menceritakan kepada kami Hammad, dari Ali ibnu Zaid, dari Abu Usman An-Nahdi, dari Ibnu Mas'ud dan Ibnu Abbas, bahwa keduanya pernah menceritakan asar berikut:
Ketika Bani Adam bertambah banyak jumlahnya dan mereka sering melakukan maksiat, maka para malaikat, bumi, dan gunung-gunung mendoakan kebinasaan bagi mereka, "Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau tangguhkan mereka." Maka Allah SWT berfirman kepada para malaikat, "Sesungguhnya telah Aku lenyapkan dari hati kalian nafsu berahi dan setan, sedangkan di dalam hati mereka Aku jadikan nafsu berahi dan setan. Seandainya kalian menduduki tempat mereka, niscaya kalian pun akan melakukan hal yang sama." Maka dalam hati para malaikat terdetik kata-kata yang mengatakan, "Seandainya mereka dicoba, niscaya mereka akan berteguh hati." Maka Allah berfirman kepada mereka, "Pilihlah dua malaikat dari kalangan malaikat yang paling utama dari kalian." Lalu mereka memilih Harut dan Marut, kemudian keduanya diturunkan ke bumi.
Riwayat Keempatbelas
Lalu Zahrah diturunkan dalam rupa seorang wanita cantik dari kalangan penduduk negeri Persia yang dikenal oleh mereka dengan sebutan Baizakhat. Akhirnya kedua malaikat itu terjerumus ke dalam perbuatan yang berdosa. Pada mulanya malaikat selalu memohonkan ampunan buat orang-orang yang beriman saja (seraya mengucapkan): "Wahai Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu", (Ghafir, [40:7]) hingga akhir ayat.
Riwayat Kelima belas
Akan tetapi, setelah kedua malaikat tersebut terjerumus ke dalam perbuatan dosa, maka mereka memohonkan armpun buat semua orang yang berada di muka bumi (seraya mengucapkan): {#"Ingatlah, bahwa sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."#} (Asy-Syura, [42:5])
Riwayat Ketujuh belas
Lalu keduanya disuruh memilih antara azab di dunia dan azab di akhirat, maka keduanya memilih azab di dunia.
Riwayat Kedelapan belas
Ibnu Abu Hatim menceritakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Abdullah ibnu Ja'far Ar-Ruqi, telah menceritakan kepada kami Abdullah (yakni Ibnu Amr), dari Zaid ibnu Abu Anisah, dari Al-Minhal ibnu Amr dan Yunus ibnu Khabbab, dari Mujahid yang menceritakan asar berikut:
Aku turun istirahat di rumah Abdullah ibnu Amr dalam suatu perjalananku. Ketika datang suatu malam, ia berkata kepada pelayannya, "Lihatlah apakah bintang Hamra terbit? Tiada selamat datang dan tiada selamat terbit buatnya, dan semoga Allah tidak menghidupkannya lagi; dia adalah teman wanita dari dua malaikat."
Riwayat Kesembilan belas
Ibnu Umar melanjutkan kisahnya bahwa pada mulanya para malaikat berkata, "Wahai Tuhan kami, mengapa Engkau biarkan saja orang-orang durhaka dari kalangan Bani Adam itu? Mereka gemar mengalirkan darah secara haram, mengerjakan hal-hal yang diharamkan oleh-Mu, dan membuat kerusakan di muka bumi." Allah SWT berfirman, "Sesungguhnya Aku menimpakan cobaan terhadap mereka. Barangkali jika Aku timpakan kepada kalian cobaan yang sama seperti cobaan yang Kutimpakan kepada mereka, maka kalian pun akan mengerjakan seperti apa yang dilakukan mereka itu." Mereka menjawab, "Tidak mungkin."
Riwayat Keduapuluh
Allah SWT berfirman, "Pilihlah oleh kalian dua malaikat yang terkemuka dari kalian." Maka mereka memilih Harut dan Marut. Allah SWT berfirman kepada keduanya, "Sesungguhnya Aku akan menurunkan kamu berdua ke bumi dan mengadakan perjanjian dengan kamu, bahwa kamu tidak boleh musyrik, tidak boleh berzina, dan tidak boleh khianat." Kedua malaikat itu diturunkan ke bumi dan Allah memberinya nafsu syahwat, lalu Allah pun menurunkan Zahrah bersama keduanya dalam rupa seorang wanita yang paling cantik.
Riwayat Keduapuluh satu
Zahrah menampilkan diri kepada keduanya, maka keduanya merayu Zahrah agar menyerahkan diri kepada keduanya. Tetapi Zahrah berkata, "Sesungguhnya aku adalah.pemeluk suatu agama yang melarang seseorang mendatangiku kecuali jika orang itu seagama denganku," Keduanya bertanya, "Apakah agamamu?" Zahrah menjawab, "Majusi." Keduanya berkata, "Agama musyrik. Ini adalah agama yang sama sekali tidak kami akui." Maka Zahrah pergi meninggalkan keduanya selama masa yang dikehendaki oleh Allah SWT
Riwayat Keduapuluh dua
Kemudian Zahrah menampakkan diri lagi kepada keduanya, lalu keduanya merayunya agar menyerahkan diri kepada keduanya, tetapi Zahrah menjawab, "Aku mau menuruti kehendakmu berdua, hanya saja aku mempunyai suami dan aku tidak suka bila suamiku nanti mengetahui perbuatanku yang akibatnya rahasiaku akan terbongkar. Akan tetapi, jika kamu berdua berjanji kepadaku mau masuk agamaku dan mengajarkan kepadaku cara naik ke langit, niscaya aku akan memenuhi kemauanmu."
Riwayat Keduapuluh tiga
Keduanya memasuki agama wanita itu dan mendatanginya seperti apa yang dikehendaki oleh keduanya. Setelah itu keduanya membawa Zahrah naik ke langit. Tetapi setelah mereka sampai di langit, wanita itu diculik dari tangan keduanya, dan sayap keduanya dipotong hingga akhirnya keduanya terjatuh ke bumi dalam keadaan takut, menyesal, dan menangisi perbuatannya.
Riwayat Keduapuluh empat
Pada masa itu di bumi terdapat seorang nabi yang selalu memanjatkan doa di antara dua Jumat; apabila datang hari Jumat berikutnya, maka doanya diperkenankan. Keduanya berkata "Sebaiknya kita datang kepada si Fulan (nabi tersebut), lalu kita meminta kepadanya agar sudi memohonkan tobat buat kita." Keduanya datang kepada nabi itu, lalu si nabi berkata, "Semoga Allah mengasihani kamu berdua, mana mungkin penduduk bumi memohonkan tobat buat penduduk langit?" Kedu
Makna Kata
Makna kata sihir dalam Al-Qur'an adalah suatu ilmu yang dapat digunakan untuk membalikkan keadaan atau menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Makna Ayat
Makna ayat Al-Baqarah: 102 adalah bahwa ilmu sihir tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah. Ayat ini juga menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk membalikkan keadaan atau menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya.
Pelajaran dari Ayat
Pelajaran dari ayat ini adalah bahwa kita harus berhati-hati dalam menggunakan ilmu sihir dan tidak boleh menggunakan ilmu sihir untuk mencelakakan orang lain. Kita juga harus ingat bahwa ilmu sihir tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Asar
Asar adalah sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, yang menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk membalikkan keadaan atau menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Dalil
Dalil adalah sebuah ayat Al-Qur'an yang menjelaskan bahwa ilmu sihir tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah. Ayat ini juga menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk membalikkan keadaan atau menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya.
Hukum Fiqih
Hukum fiqih yang terkait dengan ilmu sihir adalah bahwa ilmu sihir tidak boleh digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah. Kita juga harus ingat bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk membalikkan keadaan atau menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya.
Babil
Babil adalah sebuah kota yang terletak di negeri Irak. Menurut Al-Qur'an, Babil adalah sebuah kota yang terkutuk dan tidak boleh dikunjungi kecuali dengan izin Allah.
Fitnah
Fitnah adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Nur
Nur adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Asap
Asap adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Murka Allah
Murka Allah adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Iman
Iman adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Tukang Tenung
Tukang tenung adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Sihir
Sihir adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Cobaan
Cobaan adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Ujian
Ujian adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Fitnah
Fitnah adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Nur
Nur adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Asap
Asap adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Murka Allah
Murka Allah adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Iman
Iman adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Tukang Tenung
Tukang tenung adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Sihir
Sihir adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Cobaan
Cobaan adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Ujian
Ujian adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Fitnah
Fitnah adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Nur
Nur adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Asap
Asap adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Murka Allah
Murka Allah adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Iman
Iman adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Tukang Tenung
Tukang tenung adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Sihir
Sihir adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Cobaan
Cobaan adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Ujian
Ujian adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Fitnah
Fitnah adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Nur
Nur adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Asap
Asap adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Murka Allah
Murka Allah adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Iman
Iman adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Tukang Tenung
Tukang tenung adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Sihir
Sihir adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Cobaan
Cobaan adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Ujian
Ujian adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Fitnah
Fitnah adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Nur
Nur adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Asap
Asap adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Murka Allah
Murka Allah adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Iman
Iman adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Tukang Tenung
Tukang tenung adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Sihir
Sihir adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Cobaan
Cobaan adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Ujian
Ujian adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Fitnah
Fitnah adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Nur
Nur adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Asap
Asap adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Murka Allah
Murka Allah adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Iman
Iman adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Tukang Tenung
Tukang tenung adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Sihir
Sihir adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Cobaan
Cobaan adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu sihir dapat digunakan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada sebelumnya. Namun, ilmu sihir ini tidak dapat digunakan untuk mencelakakan orang lain kecuali dengan izin Allah.
Ujian
Ujian adalah sebuah istilah yang dig
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.