Makna kata
(مَا خَطۡبُكُنَّ) maa khathbukunn : bagaimana keadaan kalian.
(حَٰشَ لِلَّهِ) haasya lillah : Maha Suci Allah, mustahil Dia tidak mampu menciptakan seorang yang menjaga harga dirinya.
(حَصۡحَصَ ٱلۡحَقُّ) hashhashol haqq : kebenaran telah tampak.
Makna ayat
Lalu raja pun mengumpulkan para wanita tersebut dan bertanya kepada mereka, (مَا خَطۡبُكُنَّ إِذۡ رَٰوَدتُّنَّ يُوسُفَ عَن نَّفۡسِهِۦ) “Bagaimana keadaan kalian ketika kalian menggoda Yusuf?” mereka menjawab (حَٰشَ لِلَّهِ مَا عَلِمۡنَا عَلَيۡهِ مِن سُوٓءٖۚ) “Maha Suci Allah, tidak mungkin Dia tidak bisa menciptakan manusia yang begitu menjaga dirinya seperti dia. (مَا عَلِمۡنَا عَلَيۡهِ مِن سُوٓءٖۚ) kami tidak melihat ia punya suatu keburukan pun.
Pada kala itu istri Al-‘Aziz Zulaikha berkata—sebagaimana yang Allah kabarkan—( ٱلۡـَٰٔنَ حَصۡحَصَ ٱلۡحَقُّ) sekarang kebenaran telah tampak dan jelas, (أَنَا۠ رَٰوَدتُّهُۥ عَن نَّفۡسِهِۦ) aku yang menggodanya bukan ia, (وَإِنَّهُۥ لَمِنَ ٱلصَّٰدِقِينَ ) dan ia termasuk orang-orang yang jujur.
Pelajaran dari ayat
• Keutamaan jujur dan berkata jujur sekalipun terhadap diri sendiri.
• Kemuliaan Zulaikha dengan pengakuannya terhadapa dosanya, sehingga ia diangkat hingga kedudukan yang tinggi dan derajat yang mulia, yang mana ia—sebentar lagi—akan menjadi istri dari orang pilihan Allah Yusuf ash-Shiddiq, anak dari ash-Shiddiq, istri baginya di dunia dan akhirat. Inilah keutamaan yang Allah berikan kepada yang Dia kehendaki.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Catatan Kata
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Catatan Paragraf
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.